Header Ads

AS Harus Tuntaskan Alasan Penolakan Jendral Gatot Nurmantyo


SuaraMiliter.com |
Jika permerintah Amerika Serikat hanya melakukan permintaan maaf tanpa ada klarifikasi, maka sepekulasi politik yang beredar mengenai penolakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di masyarakat akan terus bergulir secara liar.

Begitu penilaian Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing saat dimintai pendapat terkait polemik penolakan Gatot oleh pemerintah AS.

Menurutnya, pemerintah AS harus memberikan penjelasan yang rinci mengenai penolakan Gatot meski telah melayangkan permohonan maaf atas kesalahan kebijakan protokol kemananan.

"Klarifikasi harus dituntaskan oleh pemerintahan AS, sekalipun mereka mengatakan bahwa ada persoalan internal diantara mereka tapi persoalan internal itu harus dipublikasikan agar tidak ada spekulasi politik di Indonesia," ujar Emrus saat dihubungi, Rabu (25/10).

Direktur EmrusCorner itu menjelaskan klarifikasi yang harus dilakukan pemerintah AS dinilai sebagai langkah produktif untuk mengurangi spekulasi politik. Namun sejauh ini pemerintah AS enggan untuk melakukan hal tersebut.

Menurutnya, jika masalah ini terus berlarut, maka publik akan menilai bahwa pemerintah Indonesia telah main mata dengan pemerintah AS untuk meminimalisir gerak Gatot. Terlebih belakangan ini Gatot disebut-sebut sebagai Capres alternatif dalam Pemilu 2019.

"Oleh karena itu kita mendorong kementerian luar negeri meminta secara tegas agar pemerintahan Amerika Serikat mengklarifikasi insiden ini," demikian Emrus. (Sumber: RMOL)



No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.