Header Ads

Pangdivif 1 Kostrad Tutup Latihan Pratugas Yonif Raider 323 Kostrad


SuaraMiliter.com |
Latihan Pratugas merupakan tahapan kegiatan yang harus dilalui oleh setiap satuan yang akan melaksanakan tugas operasi. Tidak terkecuali bagi Yonif Raider 323/13/1 Kostrad yang tidak lama lagi akan melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-PNG.

Tujuan dari pelaksanaan latihan pratugas ini adalah untuk membekali para Prajurit Satgas Yonif Raider 323/13/1 Kostrad agar memiliki kemampuan taktik dan teknik bertempur, taktik dan teknik intelijen dan kemampuan pembinaan teritorial serta mampu memberikan pelayanan dukungan administrasi sesuai tuntutan tugas yang akan dihadapi di wilayah perbatasan RI-PNG di Kab. Merauke dan Kab. Bouvendigul, Papua.

Pada kesempatan kali ini, Pangdivif 1 Kostrad, Mayjen TNI Ainurrahman didampingi Danbrigif Raider 13/1 Kostrad, Letkol Inf Khabib Mahfud menutup latihan Pratugas Yonif Raider 323/13/1 Kostrad, bertempat di balai Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kab. Ciamis. Jawa Barat. Sabtu (28/10).

Dalam sambutannya Pangdivif 1 Kostrad menyampaikan, materi yang dilaksanakan pada latihan Pratugas dihadapkan seolah-olah dengan medan sebenarnya. Membaur dengan masyarakat, melaksanakan karya bakti, ibadah bersama dengan masyarakat sekitar, melaksanakan pengobatan gratis, sweeping, pemberdayaan lingkungan/masyarakat dan penyiapan tenaga pendidik di sekolah-sekolah disekitar daerah latihan, termasuk menggelar Truk Pustaka.

“Keberhasilan tugas pengamanan perbatasan nantinya akan tergantung sejauh mana mempersiapkan diri dan keseriusan para Prajurit selama latihan pratugas, baik kesiapan mental maupun fisik,” ucap Pangdivif 1 Kostrad

Pangdivif 1 Kostrad juga memerintahkan kepada seluruh Prajurit yang tergabung dalam Satgas untuk belajar dari pengalaman Satgas sebelumnya jangan ada korban akibat kelalaian, setiap menerima tugas yang diberikan oleh komando atas harus berhasil, hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat membuat citra buruk TNI AD, Kostrad khususnya satuan Yonif Raider 323/13/1 Kostrad. Disamping harus waspada terhadap faktor kerawanan dalam daerah penugasan, para Prajurit juga harus memperhatikan faktor kesehatan dari ancaman penyakit Malaria maupun HIV/AIDS, dapat mengatur pribadi masing-masing untuk menghindari rasa bosan serta jangan lupa berdoa dan memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai agama masing-masing.

“Saya yakin bahwa Yonif Raider 323/13/1 Kostrad mampu melaksanakan tugas dengan baik dan berprestasi didaerah operasinya,” Tegas Mayjen TNI Ainurrahman.(Penkostrad/HD)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.