Header Ads

Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Terima Senjata Api dari Masyarakat


SuaraMiliter.com |
Untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Yonif Raider 515 Kostrad gencar melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat yang diyakini masih memiliki senjata api ilegal.

Upaya pendekatan tersebut membuahkan hasil, dengan diserahkannya 1 pucuk senjata rakitan laras pendek dari warga Desa Asailobar Kec. Seram Barat Kab. Seram Bagian Barat, Senin pukul 14.27 WIT (23/10) yang tidak ingin diketahui identitasnya kepada Pos Komando Kompi (Koki) Piru yang diterima oleh Kapten Inf Iwan Purwanto Komandan Kompi (Danki) II Satgas Yonif R 515/UTY Kostrad. 

Pada hari yang sama, Senin 23 Oktober 2017 pukul 16.30 WlT bertempat di Pos Aira Desa Aira Kec. Amahai Kab. Maluku Tengah Satgas Yonif Raider 515/UTY kembali menerima penyerahan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan laras panjang dari warga yang berdomisili  di Dusun Amrua Desa Rutah Dede Amahai Kab. Maluku Tengah yang tidak ingin diketahui identitasnya kepada anggota Pos Aira a.n Serka Dede jabatan Komandan Pos (Danpos) Aira Satgas Yonif R 515/UTY Kostrad.

Untuk kedua barang bukti saat ini diamankan dikotis Satgas Yonif R 515/ UTY Kostrad Wayheru.

Komandan Satgas Batalyon Infanteri Raider 515 Kostrad Letnan Kolonel Inf Syafruddin sangat mengapresiasi kesadaran warga Desa Asailobar dan Desa Rutah Dede Amahai ini yang berusaha turut menciptakan situasi yang aman dan kondusif bersama Satgas Yonif Raider 515 Kostrad. “Semoga apa yang dilakukan warga ini dapat diikuti oleh masyarakat lainnya”, harapnya.

“Dengan adanya keberhasilan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembinaan teritorial yang baik dapat membuahkan prestasi yang membanggakan”. Tambah Dansatgas. (Penkostrad/HD)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.