Header Ads

Yonif Raider 515 Kostrad Laksanakan Tes Garjas Periodik


SuaraMiliter.com |
Sebanyak 41 orang Prajurit Yonif Raider 515 Kostrad mengikuti tes kesegaran jasmani (Garjas) periodik semester kedua TA 2017 di lapangan Yonif Raider 515 Kostrad, Tanggul, Jember. Kamis (26/10).

Tes kesegaran jasmani ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun dan wajib diikuti oleh seluruh Prajurit, baik Perwira,Bintara maupun Tamtama.

Kegiatan ini diawali dengan pengecekan tensi oleh tim kesehatan Yonif Raider 515 Kostrad, hal itu bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan Prajurit. Bagi prajurit yang memiliki hipertensi atau masalah kesehatan lainnya, maka tidak diijinkan untuk mengikuti tes. Selanjutnya dilakukan pengecekan tinggi dan berat badan, yang dilanjutkan dengan peregangan serta pemanasan oleh Bintara Jasmani (Bajas).

Adapun materi kesegaran jasmani meliputi Garjas A yaitu lari sejauh 3200 meter, Garjas B yaitu Pull Up, Sit Up, Push Up, Shuttle Run, serta Garjas C renang dasar militer jarak 50 Meter dilaksanakan di kolam renang wisata pemandian Patemon, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Perwira Seksi Operasi Yonif Raider 515 Kostrad, Lettu Inf Mikael Joni menyampaikan bahwa seluruh Prajurit harus mempunyai data nilai samapta yang memenuhi standar Kostrad. “Bagi Prajurit yang belum mencapai nilai kategori lulus, maka akan diadakan pembinaan secara khusus,” tegasnya.

“Garjas periodik adalah salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan oleh setiap Prajurit untuk mengukur kemampuan fisiknya, guna mencetak Prajurit yang handal dan profesional, sehingga tugas pokok satuan kedepan dapat tercapai secara maksimal,” Tambah Lettu Inf Mikael Joni.(Penkostrad/HD)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.