Header Ads

Brigif Para Raider 18 Kostrad Tinjau Medan TBM


SuaraMiliter.com | Brigade Infanteri (Brigif) Para Raider 18/2 Kostrad tinjau medan untuk latihan Terjun Taktis (Juntis) TBM dengan melibatkan 8 personil dipimpin oleh Kapten Inf Jayadi di Grati Pasuruan pada tanggal 22 November 2017.

Pelaksanaan tinjau medan ini merupakan medan latihan terjun baru yang akan di gunakan oleh satuan Brigif Para Raider 18 Kostrad. Ini merupakan terobosan dalam pengembangan latihan satuan Brigif Para Raider 18/2 kostrad dengan kemampuan Terjun Bebas Militer di daerah hutan gunung sehingga kemampuan prajurit akan selalu terjaga dan pada saat pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar.

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember Mengadakan Penelitian Tanah di Markas Brigif Raider 9/2 Kostrad

(Penkostrad. Selasa, 28November 2017). Sebanyak 25 orang mahasiswa/mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Jember mengadakan penelitian tanah (klasifikasi tanah) di Markas Brigif Raider 9/2 Kostrad, Jember, Sabtu (25/11).

Ketua pembimbing Fakultas Pertanian Universitas Jember Wahyu Hidayat mengatakan
bahwa kegiatan tersebut
bertujuan untuk mempraktikan di lapangan teori-teori yang sudah diterima oleh para mahasiswa dan untuk mengetahui sejauh mana materi yang diserap.

“Tujuan dari klasifikasi tanah itu sendiri adalah untuk mengorganisasi atau menata tanah, mengetahui hubungan individu tanah dan memudahkan mengingat sifat-sifat tanah serta mengelompokkan tanah untuk mengetahui lahan-lahan yang baik,” ujarnya.

Dia juga menambahkan dari hasil penelitian, tanah di Markas Brigif Raider 9/2 Kostrad tergolong tanah yang cukup baik sehingga sangat bagus untuk bercocok tanam dan untuk semua jenis tumbuhan yang ditanam. (Penkostrad/HD)


No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.