Header Ads

Jalin Kebersamaan, Yonarmed 12 Kostrad Gelar Coffee Morning


SuaraMiliter.com | Untuk menjalin keakraban serta kebersamaan antara TNI dan Polri, Yonarmed 12 Kostrad menggelar Coffee Morning di Benteng Van den Bosch, yang terletak di Jl. Untung Suropati , Kelurahan Pelem,  Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Sebanyak 60 prajurit TNI-Polri hadir, diantaranya Dandim 0805 Ngawi Letkol Inf M. Triyandono, S.I.P., Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiharja, S.I.K, M.H., Kasdim 0805 Ngawi Mayor Inf Eko Wardoyo, Waka Polres Ngawi Kompol Suhono, S.H., M.Hum., Wadan Yonarmed 12 Kostrad Mayor Arm Tulus. W., beserta Perwira Yonarmed 12, jajaran Danramil dan Danpos Kodim 0805 Ngawi, serta Kapolsek jajaran Polres Ngawi.

Dalam sambutannya, Mayor Arm Tulus menyampaikan
bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan menjaga sinergitas TNI-Polri yang berada di wilayah Kabupaten Ngawi.

Selain itu, dia juga mengatakan, “Maraknya informasi-informasi di media sosial, khususnya berkaitan dengan institusi TNI dan Polri sudah semakin banyak, terlebih yang dapat mengadu domba antar kedua institusi, kita semua harus
cermat dalam menerima, menyaring dan menanggapi berita-berita tersebut”, tegas Mayor Arm Tulus.

Menurutnya kegiatan ini dapat menjembatani dalam memperoleh informasi-informasi, sehingga menambah pengetahuan dan wawasan
terhadap berbagi macam informasi, kejadian serta dinamika di lapangan yang mengaitkan tentang hubungan TNI dan Polri.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat meningkatkan sinergitas dan solidaritas seluruh satuan TNI-Polri yang ada di wilayah Kabupaten Ngawi, sehingga masyarakat semakin yakin bahwa TNI dan Polri akan selalu bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Ngawi," harapnya.(Penkostrad/Hadi)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.