Header Ads

Kunjungan Kerja Kaskostrad Ke Yonif Raider 323 Kostrad


SuaraMiliter.com |
Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, S.I.P melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Raider 323/BP Kostrad di Banjar,  Jawa Barat, Kamis (09/11).

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan pengarahan kepada personel yang akan melaksanakan misi sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG di Merauke-Bovendigoel, Papua pada akhir tahun ini.

Setelah menerima penyambutan dari seluruh prajurit Yonif Raider 323/BP Kostrad, Kaskostrad didampingi Danbrigif Raider 13/Galuh Kostrad Letkol Inf Khabib Mahfud, S.I.P memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit bertempat di Aula Dewata Cengkar.

Dalam sambutannya Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P menyampaikan bahwa Merauke merupakan salah satu wilayah darat kedaulatan NKRI yang berbatasan langsung dengan negara Papua Nugini. “Yang menjadi tugas utama kalian yaitu menjaga kedaulatan NKRI dari segala bentuk ancaman dari pihak manapun”  terangnya.

Selain itu, Kaskostrad juga menyampaikan bahwa penugasan adalah suatu kehormatan tertinggi bagi setiap prajurit TNI, terlebih prajurit Darma Putra. Untuk itu, Kaskostrad berpesan kepada seluruh prajurit agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, hindari segala bentuk pelanggaran dan jangan berbuat tindakan yang dapat menyakiti hati rakyat.“Perlakukanlah  mereka dengan baik dan sayangilah mereka”, ungkap Kaskostrad.

Pada akhir sambutannya, Kaskostrad berpesan bahwa kebanggaan nama besar Kostrad ada di pundak seluruh prajurit Yonif Raider 323 Kostrad yang akan melakukan penugasan, sehingga besar harapan Yonif Raider 323/BP Kostrad dapat mencapai prestasi terbaik di medan penugasan.(Penkostrad/Hadi)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.