Header Ads

Prajurit Denma Brigif Raider 9/2 Kostrad Gotong Royong Bersihkan Selokan


SuaraMiliter.com |
Sebanyak 30 orang personel Detasemen Markas (Denma) Brigif Raider 9/2 Kostrad  mengajak masyarakat di Desa binaannya untuk melaksanakan gotong royong membersihkan selokan dan pengangkatan tanah lumpur serta batu yang akan menyebabkan terjadinya banjir di musim penghujan di Desa Kreyongan Atas, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Selasa (7/11).

Gotong royong ini dipimpin Kasi-5/Ter Brigif Raider 9/2 Kostrad Kapten Inf Supadiyana dan dihadiri oleh Letkol Inf Makmur Kasi Puanter Divisi 2 Kostrad, personil Kodim, tokoh masyarakat serta masyarakat sekitar sebanyak 100 orang.

Kasi-5/Ter Brigif Raider 9/2 Kostrad menjelaskan tujuan dilaksanakan kegiatan gotong royong ini untuk mendekatkan antara TNI dan masyarakat sehingga akan terjalin keakraban dan silaturahmi. Disamping itu saat ini menjelang musim hujan kita mengajak masyarakat untuk membersihkan parit dan selokan yang penuh dengan sampah,lumpur dan batu-batu kecil sehingga menyumbat saluran air yang akan menyebabkan terjadinya banjir.

“Untuk itu mari kita budayakan kembali kegiatan gotong royong di masyarakat, agar budaya gotong royong ini tetap ada dan tidak pudar kedepannya,” ujarnya.

Masyarakat yang tergabung melaksanakan gotong royong sangat antusias dan berterima kasih kepada TNI, karena selama ini TNI sangat berperan aktif menggugah hati masyarakat melaksanakan kegitan ini, apalagi sebelumnya ditempat ini pernah terjadi longsor yang menyebabkan tertutupnya akses jalan masyarakat. Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar serta semoga kegiatan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi TNI dan masyarakat.(Penkostrad/Hadi)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.