Header Ads

Satgas Yonif Raider 515 Kostrad dan Kodam XVI/Pattimura Apel Bersama


SuaraMiliter.com | Anggota Satgas Pamrahwan Maluku Yonif Raider 515 Kostrad turut serta dalam apel bersama prajurit Kodam XVI/Pattimura sekaligus pamitan Mayjen TNI Doni Monardo yang akan menduduki jabatan baru sebagai Pangdam III Siliwangi, untuk jabatan Pangdam XVI/Pattimura yang baru akan dijabat oleh Mayjen TNI Suko Pranoto.  Sabtu (18/11).

Kegiatan apel gabungan ini diikuti oleh berbagai jajaran Satuan Kodam XVI/Pattimura dan Satuan Brimob Maluku, termasuk salah satunya  Satgas Yonif Raider 515 Kostrad yang mengirimkan satu Peleton prajuritnya dibawah pimpinan Perwira Seksi Operasi Letnan Satu Inf Agus winanto.

Pada apel gabungan kali ini dimulai pada pukul 08.00 WIT bertempat di lapangan hitam Kodam XVI/Pattimura yang dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo sekaligus pamitan kepada seluruh prajurit dan Satgas yang sedang bertugas di daerah Kodam XVI/Pattimura.

Dalam sambutannya Mayjen TNI Doni Monardo menyampaikan apa yang telah diraih bersama merupakan suatu kebanggaan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya, beliau juga menyampaikan kepada prajurit dan Satgas dengan mengajarkan masyarakat Maluku menjadi sadar diri dan mau menyerahkan senjata api yang masih di simpan tetapi tidak dengan paksaan.

“Lawamena holala yang artinya satu jiwa dalam satu darah” dianggap sebagai kata-kata sepeleh tapi itu saya balikan dengan prestasi prajurit Kodam XVI/Pattimura menjadi yang terbaik dan menciptakan masyarakat Maluku menjadi aman dan damai melalu program emas hijau dan emas biru yang mendapatkan apresiasi dari bapak Presiden Ir. Jokowi Widodo dan serbuaan teritorial
perintah dari Panglima TNi Jendral Gatot Nurmantyo," ucapnya.

(Penkostrad/Hadi)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.