Header Ads

Yonif PR 503 /18/2 Kostrad Berbagi dengan Anak Yatim Sejahtera di Pacet


SuaraMiliter.com |
Yonif  Para Raider 503/18/2 Kostrad melaksanakan anjangsana pada Rabu (27/10) ke Villa  Durian Yatim Sejahtera di Ds. Kembang Belor Kec. Pacet Kab. Mojokerto.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wada Yonif Para Raider 503/18/2 Kostrad Mayor Inf Dicky Purwanto. S.Sos.  beserta Ketua Persit Ranting 4 Yonif Para Raider 503/MK Ny. Erwin Agung T.W.A dan beberapa pengurus Persit serta perwakilan Prajurit Yonif Para  Raider 503/18/2 Kostrad.

Anjangsana ini mempunyai tujuan untuk mempererat tali silaturahmi, karena telah menjadi kewajiban bagi sesama makhluk Tuhan Yang Maha Esa yaitu saling mengasihi dan berbagi, terutama bagi saudara-saudara yang membutuhkan.

Selain itu juga mendoakan seluruh anggota Yonif  Para Raider 503/18/2 Kostrad agar diberikan keselamatan dan kesehatan, baik yang berada di Markas Yonif Raider 503/18/2 Kostrad Mojosari – Mojokerto maupun yang sedang bertugas menjadi Satgas RI-PNG di Papua Nugini.

Dalam sambutannya Wadan Yonif Para Raider 503/18/2 Kostrad Mayor Inf Dicky Purwanto. S.Sos. mengatakan bahwa saling berbagi itu adalah hal yang sangat dianjurkan oleh agama, mereka yang berada di Villa Durian Yatim Sejahtera ini tidak ada bedanya dengan kebanyakan anak di luar sana, oleh sebab itu kita tidak boleh membedakan mereka, malah harusnya menjaga dan memberikan perhatian lebih kepada mereka.

Ketua Persit Ranting 4 Yonif Para Raider 503/18/2 Koatrad Ny. Erwin Agung T.W.A  mengatakan harapan beliau bahwa dengan diadakannya kegiatan seperti ini dapat menjaga hubungan baik yang selama ini telah terwujud antara satuan Yonif Para Raider 503/18/2 Kostrad dengan masyarakat Ds. Kembang Belor Kec. Pacet Kab. Mojokerto.(Penkostrad/Hadi)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.