Header Ads

Yonif Raider 515 Kostrad Gelar Sunatan Massal di Pesantren Sunan Giri


SuaraMiliter.Com | Yonif Raider 515 Kostrad memiliki cara sendiri untuk memperingati Hari Juang Kartika ke-72 tahun dan HUT Yonif Raider 515 Kostrad yang ke-68 tahun. Salah satu caranya dengan berpartisipasi dalam acara sunatan massal yang diadakan oleh Pesantren Sunan Giri, Kecamatan Balung, Jember.

Kegiatan sunatan masal ini merupakan wujud  kepedulian  sosial keluarga besar Yonif Raider 515 Kostrad kepada masyarakat, terutama yang berada disekitar satuan.

Sebanyak 27 orang yang terdiri dari Santri Ponpes Sunan Giri dan beberapa anak dari warga sekitar pondok pesantren, ikut serta dalam pelaksanaan sunatan massal ini.

Perwira Seksi Logistik Yonif Raider 515 Kostrad, Lettu Inf Agung Muhaimin menyampaikan, “Sunatan massal ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap masyarakat dalam bidang kesehatan untuk dapat berbagi dalam meringankan beban masyarakat yang membutuhkan”, ucapnya.

“Sunatan massal ini merupakan salah satu kegiatan yang bernuansa sosial dan religi, serta salah satu bentuk kepedulian TNI AD kepada masyarakat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya, melalui kegiatan sunatan massal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan”, tambah Agung.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi para prajuritnya, karena kegiatan seperti ini dianggap sangat perlu dilaksanakan guna lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, sehingga tercipta sinergitas yang baik antara TNI – Masyarakat.

Sementara itu, pimpinan Ponpes Sunan Giri, KH. Anwar Azis dan KH. Yusuf Abdurahman menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat Hari Juang Kartika ke-72 tahun dan HUT Yonif Raider 515 Kostrad yang ke-68 tahun. Mereka juga berharap agar kebersamaan ini selalu terjalin dan kegiatan ini membawa berkah bagi Yonif Raider 515 Kostrad khususnya dan TNI AD pada umumnya.

(Penkostrad/Hd)


No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.