Header Ads

Bakamla RI Gelar Giat Santuni 25 Anak Yatim


SuaraMiliter.Com | Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap tunas bangsa, Bakamla RI melaksanakan kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada 25 orang anak yatim di Mushola Kantor Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Pegangsaan Timur, No.56 Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2018).

Kegiatan sosial ini diselenggarakan oleh Pengurus Mushola Kantor Bakamla RI, bekerja sama dengan masyarakat sekitar dari Kampung Anyar dan Kampung Bonang, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat.

Sejumlah 25 orang anak yatim yang mendapat santunan berasal dari Kampung Anyar sebanyak 15 orang serta dari Kampung Bonang sebanyak 10 orang.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan yang dibacakan oleh Pengurus Mushola Kantor Bakamla RI Wakhid Ma'mun yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubbag TU Inhuker Bakamla RI.

“Penyerahan santunan kepada anak yatim ini merupakan program rutin yang dilakukan oleh kepengurusan Mushola Kantor Bakamla RI, meneruskan program dari kepengurusan Mushola sebelumnya,” kata Kasubag TU Inhuker.

Lanjut Kasubag TU Inhuker, tiap anak yatim menerima santunan berupa uang tunai serta paket makan siang. Dana yang diberikan kepada anak yatim tersebut merupakan infaq dari jama'ah sholat Jum'at di Mushola Kantor Bakamla RI. "Program santunan ini merupakan program kepengurusan Mushola Bakamla RI, dan penyaluran dana infaq tersebut dibacakan rutin tiap menjelang sholat Jum'at.

Usai acara pembukaan, kegiatan  dilanjutkan dengan dzikir dan tahlil serta do'a bersama yang dipimpin oleh Ustadz Sandi Komara, S.P.d.I., dari Kampung Bonang, Kelurahan Menteng Jakarta Pusat.

Puncak acara yakni penyerahan santunan oleh Pengurus Mushola Kantor Bakamla RI Wakhid Ma'mun kepada anak-anak yatim. Sebanyak 25 orang anak yatim tersebut sebagian datang didampingi orang tua masing-masing, mengingat masih ada yang berusia balita.

(Humas Bakamla / Hadi)


No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.