Header Ads

Kesiapan Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Jelang Tugas ke Papua


SuaraMiliter.Com | Komandan Brigade Infanteri Para Raider 18 Kostrad, Kolonel Inf Renal Aprindo Sinaga meninjau kesiapan satuan Yonif Para Raider 501 Kostrad sebelum diberangkatkan ke daerah penugasan di wilayah Papua. Selasa (2/1).

Yonif Para Raider 501 Kostrad telah ditunjuk sebagai Satuan Tugas Pengamanan Daerah Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua New Guenea, dan telah mengikuti rangkaian latihan Pratugas yang dilaksanakan pada bulan Desember 2017 lalu.

Dalam kunjungannya, Kolonel Inf Renal Aprindo Sinaga didampingi oleh Komandan Satgas Mayor Inf Eko Antoni Candra Listiyanto dan Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Satgas Lettu Inf Dian Nur Huda.

Sebelum melaksanakan pengecekan pasukan, Kolonel Renal menerima paparan singkat tentang kondisi dan kesiapan Satuan dari Komandan Satgas. Ia juga mengecek kesiapan prajurit dan alat peralatan atau Alutsista yang akan dibawa tugas.

“Secara umum prajurit Yonif Para Raider 501 Kostrad sudah siap diberangkatkan ke daerah penugasan, hanya saja ada beberapa catatan yang masih perlu untuk mendapatkan dukungan, misalnya sarana pendukung seperti tenaga medis beserta obat-obatannya”, ungkap Kolonel Renal.

Selain itu, ia juga berpesan agar dalam pelaksanaan tugas nantinya para prajurit dapat memperkuat mental, selalu menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan, baik perorangan maupun Satuan. “Jangan lupa untuk selalu bersyukur, kalian harus jadi prajurit yang hebat, selalu peduli, berbuat yang terbaik dan bertanggung jawab”, tegas Renal.

“Laksanakan tugas sesuai jabatannya masing-masing, jangan buat pelanggaran dan jangan berkhianat”, imbuhnya.

(Penkostrad/Hadi)



No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.