Header Ads

Yonif Mekanis 411 Kostrad Gelar Tes Garjas UKP


SuaraMiliter.Com | Yonif Mekanis 411/Pandawa Kostrad menyelenggarakan tes kesegaran jasmani bagi prajurit yang akan diusulkan kenaikan pangkat pada periode 1 Oktober 2018, di Stadion Kridango Kota Salatiga, Kamis (4/1/2018).

Tes dilaksanakan selama dua hari, mulai dari tanggal 3 s.d. 4 Januari 2018 ini wajib diikuti oleh seluruh prajurit yang sudah eligible, guna mendapatkan kesejahteraan berupa kenaikan pangkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.

Adapun materi yang diujikan meliputi Garjas A yaitu lari sejauh 3200 meter, Garjas B yaitu Pull Up, Sit Up, Push Up, Shuttle Run, serta Ketangkasan berupa Renang Militer Dasar jarak 50 Meter dengan menggunakan pakaian PDL.

Kegiatan ini diawasi langsung oleh Wadan Yonif Mekanis 411/Pandawa Mayor Inf Ardiansyah Siregar, yang dibantu Panitia Penyelenggara dari Staf Personel Yonif Mekanis 411/Pandawa  Kostrad dan Tim Kesehatan dari Rumkit Dr Asmir Kota Salatiga.

Di sela-sela kesibukannya, Danyonif Mek 411 Pandawa Mayor Inf Widi Rahman, S.H. memberi penekanan kepada seluruh personel. “Tes kesegaran jasmani merupakan syarat mutlak bagi prajurit TNI AD baik yang berpangkat Tamtama, Bintara maupun Perwira yang hendak naik pangkat. Nilai garjas yang diperoleh setiap prajurit sangat menentukan kelayakan dalam pengajuan kenaikan pangkat, karena ada batas minimum nilai yang sudah menjadi aturan baku di lingkungan TNI AD sesuai dengan kategori umur." ujar Mayor Inf Widi Rahman, S.H.

"Proses latihan selama ini tidak akan membohongi hasil yang diperoleh. Saya yakin seluruh Prajurit Pandawa mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya," imbuh Danyonif Mekanis 411 Pandawa.

(Penkostrad/Hadi)


No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.