Header Ads

Yonif Raider 515 Kostrad Bagikan Al-Quran Gratis


SuaraMiliter.Com |  Kegiatan peduli kasih dan peduli generasi bangsa yang dilaksanakan oleh Yonif Raider 515 Kostrad terus bergulir. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah memberikan Al- Quran dan Surat Yasin gratis kepada Pondok Pesantren, Tanggul-Jember,Sabtu (6/01).

Dengan mengangkat tema “Gerakan Santri Belajar Masjid Al-Falah Yonif Raider 515 Kostrad” kegiatan ini ditujukan untuk menggalakkan giat belajar khususnya bagi santri pondok pesantren. Pondok Pesantren dipilih sebagai penerima bantuan memiliki alasan tertentu, yaitu agar para santri lebih giat lagi dalam belajar, terutama dalam membaca Al-Quran. Selain itu Pondok Pesantren juga dianggap lebih sering menggunakanmya dari pada sekolah-sekolah umum.

Dibawah pimpinan Perwira Seksi Logistik Yonif Raider 515 Kostrad Letnan Satu Inf Agung Muhaimin kegiatan ini merupakan kali pertama yang dilaksanakan oleh Yonif Raider 515 Kostrad. Dan direncanakan akan terus berlanjut bukan hanya kepada Pondok Pesantren saja, melainkan ditujukan ke sekolah-sekolah umum lainnya. Karena diharapkan semua anak mau membaca Al-Quran.

"Pengetahuan tentang agama khususnya agama islam baik dilakukan sejak dini. Selain masih murni dan cepat dalam hal meneria pelajaran, usia dini juga sangat baik untuk membangun karakter seseorang," pungkas Agung.

Menurut K.H. Lutfi Royyan ZA sebagai perwakilan penerima Al-Quran Pondok Pesantren Zainul Arifin, kegiatan seperti ini sangat membantu, khususnya para santri. Hal tersebut dikarenakan kondisi alat mengajar dalam bentuk Al- Quran yang masih kurang, dihadapkan dengan jumlah santri yang cukup banyak. Dengan adanya bantuan dari Yonif Raider 515 Kostrad seperti ini tentu sangat membantu.

(Penkostrad/HD)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.