Header Ads

Satgas Yonif Raider 515 Kostrad Hadiri Acara Khatam Al-Quran


SuaraMiliter.com | Salah satu bentuk komunikasi sosial Satgas Yonif Raider 515 Kostrad yakni turut hadir dalam acara Khatam Al-Quran Taman Pengajian Al- Salwa, Dusun Kebun Kelapa, Desa Kaitatu Hila, Maluku. Minggu (28/01).

Kegiatan yang dihadiri oleh Pos Waitomu SSK 1 Satgas Yonif Raider 515 Kostrad tersebut memang sudah menjadi agenda rutin di Taman Pengajian AL-Salwa. Taman pengajian yang di pimpin oleh ustadz Arsad Lumela ini memang telah banyak menorehkan prestasi terutama dibidang baca Al-Quran.

Hadir saat pelaksaaan Pos Waitomu langsung dibawah pimpinan Komandan Kompi SSK 1 Kapten Inf Hadi Mukti dan didampingi oleh 3 orang anggotanya. Bukan hanya menghadiri saja, melainkan Kapten Hadi juga diberi kesempatan ikut membagikan piagam penghargaan bagi peserta.

Diikuti oleh 20 peserta kegiatan ini berjalan cukup lancar dan tidak ada hal menghambat. Peserta kali ini cukup bervariasi mulai dari usia dibawah 10 tahun sampai yang sudah duduk di bangku Sekolah Menegah Atas ikut dalam kegiatan ini.

Hadi mengatakan sangat senang karena pihak Taman Pengajian Al-Salwa berkenan mengundang pada acara seperti ini. “Kami sangat senang melihat generasi penerus bangsa dengan modal dasar iman dan ilmu agama yang baik seperti ini, karena hal tersebut akan menjadi modal dari perilaku yang baik, dengan perilaku baik dari para generasi ini akan membuat bangsa ini lebih maju dan lebih baik kedepannya”.

Lebih lanjut Ustadz Arsad Lumela menambahkan tujuan awal pembentukan Taman Pengajian ini adalah demi menjaga generasi muda dari pengaruh yang saat ini kurang baik, dan mengucapkan terimasih atas kehadiran dari Satgas Yonif Raider 515 Kostrad khususnya Pos Waitomu, menjadikan warna tersendiri bagi acara ini.

(Penkostrad/Hadi)

No comments

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.